loading...

Penumpang Kedatangan

“Sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pemerintah mewajibkan semua masyarakat untuk mengenakan masker. Bagi masyarakat umum dapat menggunakan masker kain, masker agar dicuci setelah penggunaan selama 4 jam. Sedangkan masker medis dan N95 untuk petugas kesehatan.”


Apakah Saya Dapat Berkunjung Ke Indonesia ?


PENERBANGAN INTERNASIONAL - KEDATANGAN

Dalam upaya menekan penyebaran virus, penumpang dengan riwayat perjalanan dalam kurun waktu 14 hari ke daerah-daerah berikut agar mengikuti ketentuan yang telah diatur sebagai berikut:

Bagi Warga Negara Asing

Sementara dilarang untuk masuk dan transit ke Indonesia dengan pengecualian:

1. Orang Asing Pemegang Izin Tinggal Terbatas dan Izin Tinggal Tetap;

2. Orang Asing Pemegang Visa Diplomatik dan Visa Dinas;

3. Orang Asing Pemegang Izin Tinggal Diplomatik dan Izin Tinggal Dinas;

4. Tenaga bantuan dan dukungan medis, pangan. Didasari oleh alasan kemanusiaan;

5. Awak alat angkut baik laut, udara maupun darat;

6. Orang Asing yang akan bekerja pada Proyek-Proyek Strategis Nasional.

Pengecualian tersebut di atas dengan persyaratan sebagai berikut:

1. Adanya surat keterangan sehat dalam Bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan dari masing-masing negara;

2. Telah berada 14 (empat belas) hari di wilayah/negara yang bebas Covid-19;

3. Pernyataan bersedia untuk dikarantina selama 14 (empat belas) hari yang dilaksanakan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Bagi Warga Negara Indonesia

Akan dilakukan pemeriksaan tambahan di bandara ketibaan:

1.Bila dalam pemeriksaan lanjutan ditemukan gejala awal Covid-19 maka akan dilakukan observasi pada fasilitas pemerintah selama 14 hari.

2. Bila tidak ditemukan gejala awal maka sangat dianjurkan untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI)**

Bagi PMI yang kembali ke Indonesia akan dilakukan pemeriksaan tambahan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan, diantaranya:

1. Wawancara/ penyelidikan epidemiologi

2. Pengamatan tanda dan gejala Covid-19

3. Pemeriksaan saturasi oksigen.

Persyaratan tambahan untuk perjalanan orang kedatangan dari Luar Negeri sesuai dengan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Surat Edara Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai berikut :

a.         Setiap individu yang datang dari luar negeri harus tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku:

1)      setiap individu yang datang dari luar negeri harus melakukan PCR Test pada saat ketibaan, bila belum melaksanakan dan tidak dapat menunjukan surat hasil PCR Test dari negara keberangkatan;

2)     pemeriksaan PCR Test perjalanan orang kedatangan luar negeri dikecualikan pada PLBN (Pos Lintas Batas Negara) yang tidak memiliki peralatan PCR, dengan melakukan rapid test dan menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza-like illness), serta dikecualikan untuk perjalanan orang komuter yang melalui PLBN dengan menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa (influenza- like illness) yang dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/otoritas Kesehatan.

b.         Selama waktu tunggu hasil pemeriksaan PCR Test, setiap orang wajib menjalani karantina di tempat akomodasi karantina khusus yang telah disediakan oleh pemerintah; atau

c.      Memanfaatkan akomodasi karantina (Hotel/Penginapan) yang telah mendapatkan sertifikasi penyelenggaraan akomodasi karantina COVID-19 dari Kementerian Kesehatan;

d.         Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat telepon seluler.


Prosedur Apa Yang Saya Lalui Saat Tiba di Terminal Kedatangan?


Setiap WNI dan  WNA  yang  masuk  ke  Indonesia  wajib  mengikuti  prosedur kekarantinaan Kesehatan dan pemeriksaan kesehatan tambahan yang berlaku di Indonesia


Berikut ini adalah prosedur yang akan dilalui oleh para penumpang di Terminal kedatangan :

1.   Petugas akan melakukan pemeriksaan kesehatan di area yang sudah ditentukan, berupa

  • Wawancara
  • Pemeriksaan suhu, tanda dan gejala COVID-19 
  • Pemeriksaan Saturasi Oksigen
  • Pemeriksaan Rapid Test dan /atau PCR

2.  Menyerahkan Health Alert Card (HAC) yang telah diterima dan diisi keterangan di dalam pesawat dan diserahkan ke petugas kesehatan di pintu masuk,

3.  Mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol yang tersedia. Penumpang juga diarahkan untuk melalui fasilitas walkthrough disinfectan,

4.  Menggunakan masker apabila sedang sakit flu atau batuk. Perhatikan cara menggunakan masker dengan benar,

5.   Memperhatikan etika ketika batuk / bersin,

6.  Menghubungi petugas kesehatan yang tersedia di area kedatangan internasional ketika merasa sakit untuk mendapatkan pertolongan/perawatan.

 

Bagaimana Saya Mendapatkan Health Alert Card (HAC)? Bagaimana Jika Saya Kehilangan HAC?


1.  Pembagian Health Alert Card (HAC) dan pengisian HAC dilakukan di dalam pesawat sebelum landing atau untuk penerbangan domestik, HAC juga dibagikan pada saat check ini oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) atau petugas Check in di Counter

2.  Penumpang dapat meminta HAC di pos Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

 

Prosedur Apa Yang Harus Saya Lalui Ketika Saya Merasa Sakit Saat Tiba Di Terminal Kedatangan ?


Menghubungi petugas kesehatan yang tersedia di area kedatangan internasional,

1. Penumpang yang akan dilakukan wawancara dan anamnesa menggunakan masker yang diberikan oleh petugas kesehatan,

2. Menjaga jarak minimal 1 (satu) meter dari pos wawancara ketika menunggu giliran wawancara dengan petugas,

3. Bertindak kooperatif dengan melaksanakan arahan petugas serta menjawab pertanyaan petugas dengan jujur,

4. Mengikuti prosedur kesehatan lainnya.

 

Mengapa Ada Tindakan Yang Berbeda Di Bandara Lain Di Luar Indonesia ?

Setiap negara dan bandara memiliki protokol sendiri dalam penanganan virus COVID – 19.


Untuk prosedur lebih lengkap dapat anda baca di halaman ini


Freuently Asked Question (FAQ) Selama Wabah COvid-19 : Bagi WNI dan WNA yang akan ke Indonesia ?

Untuk penjelasan lebih lanjut silahkan mengunjungi Website Kementerian Luar Negeri di halaman ini 

Terhubung Dengan Kami