loading...

Persyaratan Reciprocal Green Lane

PERSYARATAN SEBELUM BEPERGIAN KE SINGAPURA

Pemohon yang disetujui harus menyerahkan deklarasi riwayat kesehatan dan perjalanan pra-perjalanan secara elektronik dan menyatakan akomodasinya di Singapura melalui Kartu Kedatangan SG, sebelum berangkat ke Singapura. Kartu Kedatangan SG juga dapat diakses melalui Aplikasi Visit Singapore Travel Guide.

Langkah-langkah Pra-Keberangkatan

Sebelum bepergian ke Singapura, pemohon SafeTravel Pass yang disetujui harus:

1.            Belum pernah melakukan perjalanan keluar Indonesia secara keseluruhan selama 14 (empat belas) hari sebelum keberangkatan;

2.            Mengikuti tes polymerase chain reaction (PCR) dalam waktu 72 jam sejak sebelum tanggal keberangkatan dan mendapatkan sertifikat yang telah dites dengan hasil negatif untuk COVID-19, dan dengan biaya traveler sendiri. Sertifikat harus dikeluarkan oleh lembaga medis yang ditunjuk oleh Pemerintah Indonesia dan diakui oleh Pemerintah Singapura. Sertifikat kesehatan harus dalam bahasa Inggris dan dengan jelas menyatakan waktu dan tanggal tes PCR diambil.

3.            Selalu melakukan pemantauan status kesehatan dan menunda perjalanan jika merasa tidak sehat; pemohon dengan gejala, yaitu demam atau tanda-tanda visual infeksi pernapasan akut, dapat ditolak masuk ke Singapura.

Pada pemeriksaan pra-boarding, pemohon SafeTravel Pass yang disetujui harus memiliki dokumen:

1.            SafeTravel Pass yang valid untuk minggu perjalanan yang dimaksudkan;

2.            Sertifikat hasil negatif yang valid untuk tes PCR COVID-19 yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Singapura;

3.            Tiket pesawat bukti pengaturan moda transportasi lainnya untuk berangkat dari Singapura.

Pemohon yang tidak memilki dokumen di atas pada pemeriksaan pra-boarding atau imigrasi dapat ditolak naik pesawat.

Ketentuan Kedatangan dan Menginap di Singapura

Langkah-langkah Pasca-Kedatangan

Traveler SafeTravel Pass tersebut akan menjalani tes PCR COVID-19 setibanya di Singapura dengan biaya sendiri.

Pada pemeriksaan imigrasi pada saat kedatangan, pemohon SafeTravel Pass yang disetujui harus menghasilkan:

1.            SafeTravel Pass yang valid untuk minggu perjalanan yang dimaksudkan;

2.            Sertifikat hasil negatif yang valid untuk tes PCR COVID-19 yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Singapura;

3.            Tiket pesawat pulang pergi atau bukti pengaturan transportasi lainnya (misalnya transportasi pribadi) untuk berangkat dari Singapura.

Pemohon tanpa dokumen-dokumen ini dapat ditolak masuk ke Singapura berdasarkan pengaturan RGL.

Perusahaan sponsor atau lembaga pemerintah akan mengangkut pemohon langsung dari terminal bandara ke akomodasi yang dinyatakan sendiri (hanya alamat non-perumahan), harus mematuhi langkah-langkah kesehatan yang berlaku. Pemohon harus tetap terisolasi di akomodasi yang dinyatakan sampai hasil tes dirilis.

Jika hasilnya menunjukkan bahwa pemohon telah dites negatif untuk COVID-19, pemohon dapat melanjutkan rencana perjalanan yang telah dinyatakan sebelumnya. Jika dites positif COVID-19, traveler akan menjalani perawatan medis yang ditentukan dengan biayanya.

Langkah-langkah selama menginap di Singapura

Traveler SafeTravel Pass ke Singapura harus berlangganan aplikasi seluler pelacakan kontak dan solusi teknologi yang relevan yang tersedia pada saat perjalanan, termasuk TraceTogether dan SafeEntry selama mereka tinggal di Singapura. Seorang traveler yang tidak memiliki perangkat yang kompatibel dengan TraceTogether harus disediakan satu oleh tuan rumahnya atau pihak yang bertanggung jawab atas nama traveler, selama masa tinggalnya di Singapura. Jika selanjutnya traveler dites positif COVID-19 saat berada di Singapura atau dalam waktu 14 hari setelah keberangkatan dari Singapura, ia akan diminta untuk mengunggah data TraceTogether-nya.

Selain mematuhi langkah-langkah kesehatan dan jarak keselamatan masyarakat setempat yang berlaku, traveler SafeTravel Pass harus mematuhi rencana perjalanan terkontrol yang telah diajukan sebelumnya yang diawasi oleh perusahaan tuan rumah atau lembaga pemerintah untuk masa tinggalnya di Singapura (dengan durasi maksimum 10 hari). Traveler dilarang menggunakan transportasi umum selama masa tinggalnya, kecuali mobil sewaan pribadi / taksi atau transportasi dari perusahaan

Untuk informasi lebih lanjut tentang Syarat dan Ketentuan SafeTravel Pass, silakan klik di https://safetravel.ica.gov.sg/indonesia/rgl/terms-and-conditions
Terhubung Dengan Kami