loading...

Persyaratan Terbang Ke Indonesia Sesuai SE Kemenhub 74/2021

PERSYARATAN WNI & WNA YANG AKAN TERBANG KE INDONESIA
(Berdasarkan SE Menteri Perhubungan Nomor 74 Tahun 2021)

Mulai Berlaku 17 September 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian

PERSYARATAN PENERBANGAN MEMASUKI INDONESIA
> Hasil negatif RT-PCR  (3x24 jam sebelum keberangkatan)
> Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi
> Menunjukkan kartu/sertifikat Vaksin dosis lengkap
- Bagi WNI & WNA yang belum mendapatkan vaksin di luar negeri maka akan divaksinasi pada saat karantina setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif. Adapun ketentuan vaksinasi untuk WNA yaitu : Berusia 12-17 tahun, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas atau pemegang KITAS dan KITAP
> Bagi WNA yang memasuki wilayah Indonesia wajib memiliki asuransi kesehatan/asuransi perjalanan
> Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT-PCR di Bandar Udara kedatangan

Pengecualian menunjukkan kartu/sertifikasi vaksinasi Covid-19 bagi :
> WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi/kenegaraan pejabat asing setingkat Menteri keatas dan WNA yang masuk ke Indonesia dengan skema Travel Corridor Arrangement
> WNA yang bermaksud untuk melakukan perjalanan domestik dan melanjutkan dengan tujuan mengikuti penerbangan internasional keluar dari wilayah RI (tidak keluar dari area Bandara selama transit) dengan syarat : Telah mendapatkan izin oleh KKP setempat & menunjukan jadwal tiket penerbangan ke luar Indonesia untuk direct transit dari kota keberangkatan menuju bandara wilayah RI dengan tujuan akhir ke negara tujuan
> Pelaku perjalanan internasional berusia di bawah 18 tahun
> Pelaku perjalanan internasional dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid

MELAKUKAN KARANTINA, DENGAN KETENTUAN SEBAGAI BERIKUT:
> Karantina terpusat 8x24 jam
 - Pekerja Migran Indonesia, Pelajar/Mahasiswa, Pegawai Pemerintah semua biaya ditanggung Pemerintah, (WNA & WNI diluar kriteria tersebut biaya ditanggung mandiri)
 - Khusus Kepala perwakilan asing dan keluarganya dapat melakukan karantina di kediaman masing-masing selama 8x24 jam
> WNA&WNI dilakukan tes RT-PCR kedua pada hari ke-7 karantina
> Jika hasil test PCR hari ke-7 menunjukkan negatif maka diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan diwajibkan karantina mandiri 14 hari serta menerapkan protokol kesehatan
> Jika hasil test PCR hari ke-7 menunjukkan positif maka akan dilakukan perawatan di rumah sakit dengan biaya ditanggung Pemerintah bagi WNI dan biaya ditanggung mandiri bagi WNA 

KETENTUAN LAINNYA
> Mematuhi Protokol Kesehatan
> Wajib mengisi E-HAC internasional Indonesia melalui aplikasi PeduliLindungi
> WNA yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan, baik domestik
maupun internasional, diwajibkan untuk melakukan vaksinasi melalui skema program/ gotong royong sesuai perturan perundang-undangan

*Pembatasan pintu masuk perjalanan internasional ke Indonesia hanya dapat dilakukan melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandar Udara Sam Ratulangi (MDC)
Terhubung Dengan Kami